

Sudah 4,5 tahun luka di kepala Abah Agus belum pulih. Setelah menjalani satu kali operasi, kini ia masih membutuhkan operasi kedua dan perawatan luka setiap hari.

Awalnya, luka tersebut hanya berupa koreng kecil yang terasa gatal. Karena terus digaruk, luka perlahan membesar hingga hampir setengah bagian kepala Abah Agus mengalami luka terbuka.

Abah Agus telah menjalani operasi pertama. Namun, kondisinya masih membutuhkan tindakan lanjutan. Dalam operasi berikutnya, bagian tengkorak kanan belakangnya perlu mendapatkan penanganan sebagaimana arahan medis yang diterima keluarga.
Setiap hari, Nawan, anaknya yang berusia 30 tahun, membersihkan luka sang ayah sebanyak dua kali menggunakan cairan NaCl. Pada kondisi tertentu, luka tersebut bahkan dipenuhi belatung sehingga membutuhkan perawatan yang teratur dan perlengkapan medis yang memadai.
Di tengah perjuangan merawat ayahnya, Nawan tetap berjualan gonjing untuk memenuhi kebutuhan mereka berdua. Dari pekerjaannya, ia memperoleh penghasilan sekitar Rp150.000 per hari. Penghasilan itu harus digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya pengobatan Abah Agus.
Nawan terus berusaha agar ayahnya mendapatkan perawatan. Namun, keterbatasan ekonomi membuat perlengkapan perawatan luka dan rencana operasi kedua sulit dipenuhi sendiri. Bila bantuan belum tersedia, pengobatan dan tindakan lanjutan Abah Agus berisiko terus tertunda.
Donasi yang terkumpul akan membantu biaya pengobatan dan operasi, menyediakan perlengkapan medis untuk merawat luka, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari Abah Agus dan Nawan.
Mari bantu Abah Agus mendapatkan perawatan lanjutan yang dibutuhkan. Jika belum dapat berdonasi, bantu sebarkan campaign ini agar semakin banyak orang dapat mendukung perjuangan mereka.