
"Saya cuma ingin mata ini bisa diobati. Biar tetap bisa kerja dan merawat orang tua."
Kalimat sederhana itu terucap dari Ibu Rohaeni (33), seorang perempuan yang setiap hari berjuang menahan rasa sakit demi keluarganya. Hingga kini, Bu Rohaeni belum menikah.

Semua berawal pada tahun 2019. Saat sedang beraktivitas, seekor semut masuk ke mata kanannya. Karena terasa sangat perih, Bu Rohaeni refleks mengucek matanya. Tak disangka, sejak kejadian itu mata kanannya mulai membengkak dan terus berair.

Seiring waktu, kondisinya semakin memburuk. Benjolan di mata terus membesar hingga membuatnya kesulitan beraktivitas. Bahkan saat tubuhnya kedinginan, bola matanya pernah terdorong keluar dari rongganya. Dalam kepanikan, ia berusaha memasukkannya kembali, dan beruntung matanya masih bisa kembali ke tempatnya.
Namun rasa takut itu masih terus menghantuinya hingga hari ini.
Dokter menyarankan agar Bu Rohaeni menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Sayangnya, keterbatasan biaya membuat pengobatan dan operasi yang dibutuhkan terus tertunda.

Di tengah kondisi matanya yang semakin mengkhawatirkan, Bu Rohaeni tetap bekerja di sebuah pabrik kayu dengan upah sekitar Rp30.000 per hari. Penghasilan itu bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dirinya, tetapi juga untuk menghidupi kedua orang tuanya.
Ujian hidupnya belum berhenti sampai di situ.
Sang ibu telah mengalami gangguan mental sejak tahun 2010. Hampir setiap hari, ibunya dapat mengamuk secara tiba-tiba, baik kepada orang lain maupun kepada Bu Rohaeni sendiri. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari berobat ke rumah sakit hingga pengobatan alternatif, tetapi hingga kini belum membuahkan hasil.
Meski memikul beban yang begitu berat, Bu Rohaeni tetap memilih bertahan.
"Kalau saya berhenti kerja, orang tua saya makan dari mana?"
Setiap hari ia menahan nyeri di matanya sambil terus bekerja. Ia sadar, jika kondisinya semakin parah dan tidak segera ditangani, bukan hanya pekerjaannya yang terancam, tetapi juga harapan untuk kembali melihat dengan nyaman.
Kini, Bu Rohaeni sangat membutuhkan uluran tangan kita.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk:
Mari bantu Bu Rohaeni mendapatkan kesempatan menjalani operasi mata dan kembali hidup tanpa rasa sakit. Semoga setiap kebaikan yang Anda titipkan menjadi amal jariyah dan dibalas dengan keberkahan yang berlipat ganda. Aamiin.
Disclaimer: dana yang terkumpul akan di gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan Bu Rohaeni diantaranya bantuan medis bila penerima manfaat medis, modal usaha dan untuk mendukung penerima manfaat lainnya di bawah naungan YAYASAN DOMPET KEBAIKAN UMAT